STIBA IEC Jakarta Berpartisipasi dalam Workshop Penyusunan Dokumen SPMI Berbasis Risiko
Jakarta, 18 September 2024 – STIBA IEC Jakarta turut berpartisipasi dalam Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) bertajuk Penyusunan Dokumen SPMI Berbasis Risiko yang diselenggarakan pada tanggal 17–18 September 2024 di Mercure Hotel Cikini, Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh tujuh perguruan tinggi sebagai bentuk kolaborasi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, STIBA IEC Jakarta diwakili oleh Ketua STIBA IEC Jakarta, Mukhlasul Fasikh, M.Pd., Wakil Ketua STIBA IEC Jakarta, Abdul Muhid, M.Pd., Ketua SPMI STIBA IEC Jakarta, Suhendar, M.Pd., serta Ikhwan Muslim, M.Pd. Kehadiran para pimpinan dan pengelola mutu ini menunjukkan komitmen STIBA IEC Jakarta dalam memperkuat sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan dan adaptif terhadap berbagai tantangan pendidikan.
Workshop ini bertujuan memberikan pemahaman dan panduan teknis mengenai penyusunan dokumen SPMI berbasis risiko. Pendekatan berbasis risiko dinilai penting untuk memastikan mutu pendidikan tetap terjaga di tengah dinamika dan tantangan yang berkembang, baik pada tingkat nasional maupun global. Melalui pendekatan ini, perguruan tinggi diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai potensi risiko yang dapat memengaruhi pencapaian sasaran mutu serta menyusun strategi mitigasi yang efektif.
Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar SPMI berbasis risiko. Pembahasan mencakup berbagai jenis risiko, mulai dari risiko strategis, risiko operasional, hingga risiko yang berkaitan langsung dengan proses pembelajaran. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman tentang prinsip-prinsip analisis risiko serta cara mengintegrasikan hasil analisis tersebut ke dalam dokumen SPMI yang sesuai dengan standar penjaminan mutu pendidikan tinggi.
Melalui keikutsertaan dalam workshop ini, STIBA IEC Jakarta berharap dapat memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di lingkungan kampus, sehingga mampu meningkatkan kualitas tata kelola institusi dan penyelenggaraan pendidikan secara berkelanjutan. Hasil dari workshop ini juga diharapkan menjadi landasan dalam penyusunan dokumen mutu yang lebih komprehensif, terukur, dan responsif terhadap berbagai risiko yang mungkin dihadapi di masa mendatang.


.png)
.png)
0 Komentar